PDB dan Negara Gagal

“Untuk menjadi negara berpenghasilan atas, PDB per kapita kita harus mencapai 13.000 dolar per tahun,” tulis Prabowo dalam bukunya, Paradoks Indonesia. Tanpa langkah matang, selamanya kita akan terperangkap jadi negara kelas menengah. Ya, karena strategi ekonominya keliru.

Tanpa langkah matang, selamanya kita akan terperangkap menjadi negara kelas menengah.

Sebelumnya, apa sih PDB? PDB itu kepanjangan dari Produk Domestik Bruto. Fyi aja, nilai pasar semua barang-jasa yang diproduksi dalam satu kuarter. Ada banyak indikator sih, untuk menentukan negara itu maju atau enggak maju. Tapi indikator inilah yang dinilai paling kuat karena menunjukkan gimana pasar selama tiga bulan ke depan.

Prabowo melanjutkan tulisannya dalam Paradoks Indonesia, Menurut Badan Kajian Kebijakan Strategis Partai Gerindra 2017, untuk mencapai itu, ekonomi kita harus segera tumbuh rata-rata 7% dalam 5 tahun, dan setelahnya tumbuh dua digit (minimal 10%) per tahun selama 10 tahun,” kata Prabowo, yang kemudian ia lanjutkan, Bandingkan saja dengan negara tetangga, PDB per kapita kita saat ini 1/3 dari Malaysia. 1/5 dari Singapura. Artinya orang Malaysia 3 kali lebih sejahtera dari kita, dan orang Singapura 5 kali lebih sejahtera.”

Harus ada langkah bener-bener. Kalau cuma asal-asalan, ya, jangan marah kita disebut negara gagal. Kenapa? Karena negara telah gagal menyelenggarakan kesejahteraan bagi warganya. (pras)